Blora,– Senyum sumringah terpancar dari wajah warga Desa Soko, Kabupaten Blora. menjadi awal sejarah baru bagi perekonomian lokal seiring dimulainya pengiriman perdana minyak mentah hasil sumur rakyat menuju fasilitas Pertamina di Menggung Cepu. Momentum ini menandai tuntasnya proses legalisasi yang selama ini dinantikan oleh masyarakat. Kamis,(21/05/2026).
Pengiriman perdana ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa dari warga desa Soko, Tak sekadar urusan bisnis, warga menjalankan prosesi dan doa sebagai bentuk rasa syukur.
Sedangkan Di Blora, pengelolaan mandat ini diberikan kepada tiga entitas, di mana sumur-sumur di soko berada di bawah naungan PT. Mataram Connexion Nusantara
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini kita mewujudkan harapan sejak dahulu. Saya berterima kasih kepada Pemerintah karena telah membantu sumur masyarakat di Desa Soko menjadi legal,” ujar Ketua Pengurus sumur Rakyat desa Soko Mardi
Kepada awak media Mardi menjelaskan bahwa pada pengiriman perdana ini, pihaknya mengerahkan 1 truk tangki dengan kapasitas 5.000 liter. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan warga, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional.
Bagi warga setempat, legalisasi ini adalah napas baru.
Ali, salah satu warga, mengungkapkan bahwa aktivitas penjualan minyak sempat terhenti berbulan-bulan akibat kendala regulasi, yang berdampak pada hilangnya penghasilan utama keluarga.
“Sekarang sudah legal dan bisa menjual minyak ke Pertamina. Terima kasih kepada Pemerintah melalui Menteri ESDM atas legalitas ini,”tutup Ali dengan penuh syukur.
Dengan status yang kini resmi secara hukum, masyarakat Desa Soko optimistis bahwa pengelolaan sumur minyak rakyat akan semakin profesional dan maju bersama Pertamina
Sumber Berita : Brotoseno







