Pemkab Perketat Pengawasan Sistem Penerimaan Murid Baru

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kabupaten Pati dikawal ketat agar berlangsung adil, transparan, dan bebas praktik titipan, pungutan liar, maupun gratifikasi. Komitmen tersebut ditegaskan Pemerintah Kabupaten Pati dalam kegiatan Pendidikan Antikorupsi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati di Ruang Pragolo Setda Pati, Rabu (24/6/2026), dengan melibatkan kepala SMP negeri dan Korwilcam bidang pendidikan se-Kabupaten Pati.

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan peserta didik sekaligus memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa SPMB bukan sekadar proses administrasi, melainkan bagian penting dari pelayanan publik yang menentukan masa depan generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proses penerimaan murid baru adalah tahapan strategis untuk melahirkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. Karena itu, seluruh prosesnya harus berjalan profesional, objektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Chandra.

Baca Juga :  Pemkab Monitoring Destinasi Wisata untuk Dukung Outing Class Lokal

Menurutnya, meskipun sistem penerimaan saat ini telah berbasis digital, potensi penyimpangan tetap harus diwaspadai melalui pengawasan yang kuat dari seluruh pihak terkait.

“Walaupun semuanya sudah online, sistem tetap dibuat dan dijalankan oleh manusia. Karena itu, pengawasan menjadi sangat penting. Lebih baik mencegah daripada menghadapi persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang melarang sekolah, tenaga pendidik, dewan pendidikan, maupun komite sekolah menjual seragam atau bahan seragam kepada peserta didik.

“Pengadaan pakaian seragam menjadi tanggung jawab orang tua murid. Sekolah tidak boleh mewajibkan ataupun membebani orang tua untuk membeli seragam baru saat penerimaan murid baru maupun kenaikan kelas,” katanya.

Ia menilai kepatuhan terhadap aturan tersebut penting untuk mencegah munculnya praktik yang berpotensi membebani masyarakat sekaligus menjaga integritas lingkungan pendidikan.

Baca Juga :  Telur Peternak Lokal Diprioritaskan untuk Penuhi Kebutuhan SPPG

“Kita semua diawasi masyarakat, media, dan berbagai pihak. Apa yang terjadi di sekolah akan diketahui publik. Karena itu, saya minta seluruh penyelenggara pendidikan benar-benar berhati-hati dan menjalankan tugas sesuai aturan,” lanjut Chandra.

Pemerintah Kabupaten Pati sendiri telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mewujudkan SPMB yang bersih, antara lain memperkuat transparansi informasi, memperketat pengawasan internal dan eksternal, memberantas gratifikasi serta pungutan liar, dan menjaga integritas seluruh penyelenggara pendidikan.

“Saya berharap satuan pendidikan menjadi motor penggerak kondusivitas Kabupaten Pati. Dunia pendidikan yang aman dan kondusif akan melahirkan generasi muda yang mampu menjadi penopang pembangunan berkelanjutan di masa depan,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kajari Pati, Pj Sekda Kabupaten Pati Siti Subiyati, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Pati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, para Korwilcam Bidang Pendidikan, serta para kepala SMP negeri se-Kabupaten Pati.

Berita Terkait

Chandra Dorong UMKM Pati Tembus Ekspor
Pemkab Pati Dorong Penguatan Kerja Sama Antara Sekolah dan Dunia Industri
Lomba Agustusan, Chandra Singgung Soal Peningkatan Layanan Publik
Kapolresta Pati Silaturahmi ke Makodim dan Subdenpom, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Salat Subuh Bersama Warga Wonosekar, Kapolresta Pati Kombes Sigit Serap Aspirasi dan Cek Kesiapan Polsek
Plt Bupati Berikan Motivasi untuk Calon Paskibraka Pati
Telur Peternak Lokal Diprioritaskan untuk Penuhi Kebutuhan SPPG
Polsek Wedarijaksa Evakuasi ODGJ yang Meresahkan Warga di Desa Trangkil Pati
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Chandra Dorong UMKM Pati Tembus Ekspor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Pati Dorong Penguatan Kerja Sama Antara Sekolah dan Dunia Industri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Lomba Agustusan, Chandra Singgung Soal Peningkatan Layanan Publik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kapolresta Pati Silaturahmi ke Makodim dan Subdenpom, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Salat Subuh Bersama Warga Wonosekar, Kapolresta Pati Kombes Sigit Serap Aspirasi dan Cek Kesiapan Polsek

Berita Terbaru

Uncategorized

Chandra Dorong UMKM Pati Tembus Ekspor

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:34 WIB

Uncategorized

Lomba Agustusan, Chandra Singgung Soal Peningkatan Layanan Publik

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:30 WIB