PATI – Polresta Pati melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) menggelar Pelatihan Paham Artificial Intelligence (AI) sekaligus Sosialisasi Pengenalan Senopati Academy AI kepada siswa-siswi SMA/SMK sederajat. Kegiatan berlangsung di SMA PGRI Pati, Kamis (13/8/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sekaligus mendorong siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, bijak, dan bertanggung jawab.
Kapolresta Pati melalui Kabag SDM Polresta Pati Kompol Joko Waluyono, S.H., M.H., membuka kegiatan sekaligus memberikan sambutan kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya membekali generasi muda dengan pemahaman teknologi seiring semakin luasnya penggunaan AI dalam berbagai bidang kehidupan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“AI bukan sesuatu yang harus ditakuti, tetapi perlu dipahami dan dimanfaatkan secara tepat. Kami ingin para pelajar mengenal AI sejak dini agar dapat menggunakannya untuk hal-hal yang positif dan mendukung proses pendidikan,” ujar Kompol Joko.
Ia menjelaskan, AI dapat membantu pelajar dalam mencari referensi, mengembangkan ide, memahami materi pembelajaran, maupun meningkatkan kreativitas. Namun, penggunaan AI tetap harus ditempatkan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir dan proses belajar.
“Pelajar tetap harus mengedepankan kemampuan berpikir kritis. Jangan sampai penggunaan AI membuat siswa hanya menerima informasi tanpa melakukan pengecekan dan memahami materi yang dipelajari,” jelasnya.
Menurut Kompol Joko, kemampuan menggunakan AI perlu diimbangi dengan kebiasaan melakukan verifikasi terhadap informasi. Para siswa diharapkan tidak langsung mempercayai seluruh jawaban atau informasi yang dihasilkan oleh teknologi tersebut.
“AI bisa memberikan jawaban dengan cepat, tetapi belum tentu seluruh informasi yang diberikan benar. Karena itu, biasakan melakukan verifikasi, membandingkan dengan sumber yang terpercaya, dan menggunakan akal sehat,” ungkapnya.
Selanjutnya, para Trainers AI Polresta Pati memberikan materi mengenai pemahaman dasar AI sekaligus memperkenalkan Senopati Academy AI kepada para siswa. Penyampaian materi dilakukan secara edukatif agar pelajar tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi juga memahami cara penggunaannya secara tepat dan bertanggung jawab.
Kompol Joko juga menekankan pentingnya etika dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Menurutnya, pelajar harus memahami batasan penggunaan AI dan tidak memanfaatkannya untuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Yang paling penting adalah etika. Kemampuan menggunakan AI harus diimbangi dengan tanggung jawab. Teknologi akan memberikan manfaat besar apabila digunakan untuk tujuan yang benar dan tidak merugikan orang lain,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap pengenalan Senopati Academy AI dapat memperluas wawasan pelajar sekaligus membangun budaya belajar yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi, tetapi tetap memiliki karakter, disiplin, dan tanggung jawab. Jadikan AI sebagai alat untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan kemampuan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti Kabag SDM Polresta Pati, Paursubbagbinkar Bag SDM Polresta Pati, operator Bag SDM Polresta Pati, peserta Trainer AI Polresta Pati, serta siswa-siswi SMA PGRI Pati. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Polresta Pati juga mengajak para pelajar dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar, termasuk dalam aktivitas di ruang digital. Apabila menemukan gangguan keamanan, membutuhkan kehadiran polisi, atau memerlukan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang siap memberikan pelayanan dan menerima laporan masyarakat.
(Humas Resta Pati)






