Ribuan Gram Bahan Petasan Diamankan, Polresta Pati Tegaskan Komitmen Cegah Bahaya Ledakan

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, 12 Maret 2026
Polresta Pati berhasil mengungkap kasus peredaran bahan petasan selama pelaksanaan Operasi Pekat Candi 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti berupa sekitar 1.300 gram bahan petasan yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Petasan yang diracik secara ilegal dinilai berisiko tinggi karena dapat menyebabkan ledakan dan membahayakan keselamatan warga.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aktivitas pembuatan maupun peredaran petasan ilegal yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

“Kami berhasil mengungkap satu kasus petasan dengan dua tersangka dan barang bukti bahan petasan sekitar 1.300 gram,” ujar Kombes Jaka Wahyudi.

Ia menegaskan, petasan rakitan memiliki risiko yang sangat tinggi karena tidak memiliki standar keamanan.
“Petasan ilegal sangat berbahaya karena dapat menimbulkan ledakan yang membahayakan pembuat maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.

Selain berbahaya, petasan juga berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban akibat penggunaan petasan yang tidak aman,” tegasnya.

Baca Juga :  Polisi Pati Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura Batangan, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Kombes Jaka Wahyudi juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuat ataupun memperjualbelikan bahan peledak tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam produksi maupun peredaran petasan ilegal,” ungkapnya.

Polresta Pati, lanjutnya, akan terus meningkatkan pengawasan menjelang Ramadan.
“Menjelang bulan suci Ramadan, kami akan memperketat pengawasan terhadap potensi peredaran petasan,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat turut berperan menjaga keamanan lingkungan.
“Jika mengetahui adanya aktivitas pembuatan petasan ilegal, segera laporkan kepada kepolisian,” pungkasnya.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB