PATI – Di tengah padatnya agenda pengecekan apel pagi, Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H. menyempatkan berhenti sejenak di kawasan Pasar Puri, Kamis (6/8/2026). Bukan untuk kepentingan dinas, melainkan membeli bendera Merah Putih dari pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di tepi jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi sederhana itu menarik perhatian warga sekitar. Kombes Pol Sigit tampak berbincang santai dengan penjual sebelum membeli sejumlah bendera. Bahkan, ia memberikan uang lebih sebagai bentuk kepedulian kepada pedagang yang menggantungkan penghasilan dari penjualan atribut kemerdekaan menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Bagi masyarakat yang menyaksikan, tindakan tersebut bukan sekadar transaksi jual beli. Kehadiran seorang pemimpin yang mau berhenti, menyapa, dan membeli dagangan rakyat kecil menjadi pesan kuat bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, sekecil apa pun bentuknya.
Momentum menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengibarkan Sang Merah Putih. Di sisi lain, para penjual bendera juga berharap dagangan mereka laris sebagai sumber penghasilan. Dukungan dari berbagai kalangan, termasuk aparat kepolisian, menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka.
Pepatah yang mengatakan bahwa seribu nasihat akan kalah oleh satu keteladanan tampak tergambar dalam aksi tersebut. Tanpa pidato panjang, sikap sederhana Kapolresta Pati menjadi contoh bahwa seorang pemimpin tidak hanya hadir untuk memberi arahan, tetapi juga menunjukkan kepedulian melalui tindakan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit mengatakan, membeli dagangan pedagang kecil merupakan bentuk dukungan sederhana agar roda perekonomian masyarakat terus bergerak, terlebih menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Menjelang HUT Kemerdekaan RI, mari kita ramaikan dengan mengibarkan bendera Merah Putih di rumah maupun lingkungan sekitar. Sekaligus, kalau ada kesempatan, belilah dari pedagang kecil yang berjualan di pinggir jalan. Nilainya mungkin tidak besar bagi kita, tetapi sangat berarti bagi mereka,” ujar Kombes Pol Sigit.
Ia menambahkan, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus hadir dengan kepedulian sosial di tengah kehidupan warga. Menurutnya, kedekatan antara polisi dan masyarakat dibangun melalui tindakan nyata yang dilakukan setiap hari.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir bersama masyarakat. Kepedulian tidak harus diwujudkan dalam hal besar. Menyapa, membeli dagangan mereka, dan memberikan semangat juga merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan,” katanya.
Kombes Pol Sigit berharap semangat gotong royong dan saling membantu terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, mencintai Indonesia bukan hanya diwujudkan dengan mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga dengan membantu sesama yang sedang berjuang mencari nafkah.
“Kalau kita saling peduli, dampaknya akan dirasakan banyak orang. Mari jadikan momentum kemerdekaan ini untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan empati, dan mendukung usaha masyarakat kecil agar ekonomi mereka semakin baik,” pungkasnya.
(Humas Resta Pati)






