Pemprov-Pemkab Pati Bergerak Atasi Rob Tunggulsari

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak menangani banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Senin (22/6/2026). Dalam peninjauan lapangan yang dipimpin Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin, disepakati penanganan darurat terhadap empat titik tanggul jebol sepanjang kurang lebih 450 meter yang menjadi penyebab utama rob masuk ke permukiman warga.

Pemerintah daerah dan pemerintah provinsi juga menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, makanan siap saji, air mineral, family kit, kasur, hingga perlengkapan kedaruratan lainnya guna meringankan beban masyarakat.

“Jadi tadi kami bersama Pak Asisten sudah meninjau langsung di lapangan. Ada sekitar 450 meter tanggul yang harus segera ditangani karena menjadi titik paling mendesak,” kata Chandra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, selain penanganan darurat di titik-titik kritis tersebut, pemerintah juga telah mengidentifikasi kebutuhan penanganan lanjutan pada jalur sungai menuju laut sepanjang sekitar satu kilometer yang membutuhkan peninggian tanggul di sisi kanan dan kiri kawasan tambak.

Baca Juga :  Sat Samapta Polresta Pati Salurkan 1.000 Paket Makanan MBG untuk Warga Terdampak Banjir

Sementara itu, Urip Sihabudin menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Tengah menugaskan jajarannya untuk memastikan bantuan tersalurkan sekaligus mengecek langsung kondisi infrastruktur yang menjadi penyebab banjir rob.

“Kami akan menangani terlebih dahulu tanggul-tanggul jebol di Tunggulsari. Untuk jangka pendek ini yang menjadi prioritas. Selanjutnya, penanganan kawasan lain akan disiapkan dalam skema menengah dan jangka panjang agar rob tidak menjadi bencana tahunan,” ujarnya.

Menurut Urip, hasil pengecekan lapangan menunjukkan bahwa tanggul eksisting masih dapat dimanfaatkan dengan peningkatan kapasitas melalui pelebaran konstruksi. Langkah tersebut diharapkan mampu menahan limpasan air laut yang selama ini masuk ke area tambak dan permukiman warga.

Chandra menambahkan, Pemkab Pati juga telah mengusulkan bantuan bagi petani tambak yang terdampak rob kepada BNPB. Pendataan kerugian dan luasan tambak yang terdampak telah dilakukan bersama BPBD sebagai dasar pengajuan bantuan lebih lanjut.

“Terkait petani tambak yang mengalami kerugian, kami bersama BPBD sudah mengusulkan bantuan ke BNPB pusat. Data tambak terdampak sudah kami hitung dan kami laporkan,” ungkapnya.

Selain fokus pada infrastruktur, pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan sektor tambak. Pemprov Jawa Tengah bahkan telah menyiapkan sekitar 20 ribu bibit yang nantinya dapat dimanfaatkan setelah kawasan tambak terdampak selesai ditangani.

Baca Juga :  Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Ini yang Dilakukan Pemkab Pati

Dalam kesempatan tersebut, bantuan dari berbagai pihak turut diserahkan kepada warga. Dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah disalurkan 150 paket sembako senilai sekitar Rp37,5 juta, 200 paket makanan siap saji, air mineral senilai sekitar Rp7,5 juta, family kit, kasur, tenda gulung, dan tenda serbaguna.

Sementara itu, Pemkab Pati melalui BPBD menyalurkan 20 paket sembako dan 30 paket mi instan, Baznas memberikan 100 paket sembako, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyerahkan 40 paket sembako, serta Dinas Sosial menyalurkan bantuan sandang dan perlengkapan kebutuhan dasar lainnya.

Karena tidak terdapat warga yang mengungsi, bantuan berupa tenda darurat untuk sementara disimpan di BPBD Kabupaten Pati dan akan digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat kebencanaan di wilayah Kabupaten Pati.

Pemerintah Kabupaten Pati dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan koordinasi penanganan akan terus dilakukan agar perbaikan tanggul dapat segera direalisasikan dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi warga pesisir Tunggulsari.

Berita Terkait

Polresta Pati Jadi Tuan Rumah Penilaian Lomba TPTKP dan Olah TKP Laka Lantas Eks Wilayah Pati
Gamer Gen Z dan Alfa Kepung Polres Blora
PIP Cair, Pati Bidik Tambahan Hingga Seribu Kuota Bantuan di 2027
Duel Panas Antar Polres Unggulan Warnai Babak Semifinal Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe
3.500 Gen Z Deklarasikan Sabuk Kamtibmas Saat Pembukaan Turnamen, Kapolda Jateng Cup 2026; Jadi Ruang Pembinaan Generasi Digital
Polresta Pati Patroli Gereja, Pastikan Ibadah Minggu Berjalan Aman dan Kondusif
Sat Samapta Polresta Pati : Patroli Sepeda Menyasar Acara Car Free Day, Pastikan Masyarakat Aman dan Nyaman
Polisi Usut Kecelakaan Maut Truk Oleng di Margoyoso Pati
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:20 WIB

Polresta Pati Jadi Tuan Rumah Penilaian Lomba TPTKP dan Olah TKP Laka Lantas Eks Wilayah Pati

Senin, 22 Juni 2026 - 17:25 WIB

Pemprov-Pemkab Pati Bergerak Atasi Rob Tunggulsari

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Gamer Gen Z dan Alfa Kepung Polres Blora

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:50 WIB

PIP Cair, Pati Bidik Tambahan Hingga Seribu Kuota Bantuan di 2027

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:46 WIB

Duel Panas Antar Polres Unggulan Warnai Babak Semifinal Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemprov-Pemkab Pati Bergerak Atasi Rob Tunggulsari

Senin, 22 Jun 2026 - 17:25 WIB

Uncategorized

Gamer Gen Z dan Alfa Kepung Polres Blora

Senin, 22 Jun 2026 - 17:19 WIB

Uncategorized

PIP Cair, Pati Bidik Tambahan Hingga Seribu Kuota Bantuan di 2027

Minggu, 21 Jun 2026 - 14:50 WIB