Pati – Satpolairud Polresta Pati menggelar kegiatan AKSI CKB (Cek Kesehatan Berlayar) bagi anak buah kapal (ABK) sebagai upaya memastikan kondisi kesehatan awak kapal sebelum berlayar. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Wilayah Kerja Pelabuhan Juwana, Senin (6/7/2026).
Pemeriksaan kesehatan berlangsung di Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilayah Kerja Pelabuhan Juwana dan dipimpin langsung Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, didampingi Wakasat Polairud AKP Budi Dantoso bersama personel Satpolairud dan tenaga kesehatan dari KKP.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 11 ABK KM Dolphin Colpora GT 59 yang dijadwalkan berangkat melaut menuju perairan Laut Jawa. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kadar oksigen dalam darah (SpO2), serta penelusuran riwayat kesehatan masing-masing awak kapal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh ABK memiliki kondisi kesehatan yang baik dengan tekanan darah normal sehingga dinyatakan siap menjalankan pelayaran sesuai jadwal.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan pemeriksaan kesehatan merupakan langkah preventif untuk memastikan setiap awak kapal berada dalam kondisi prima sebelum berangkat melaut. Menurutnya, kesehatan ABK menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keselamatan pelayaran.
“Keselamatan pelayaran tidak hanya ditentukan oleh kondisi kapal dan cuaca, tetapi juga kesiapan fisik para awak kapal. Karena itu kami memastikan seluruh ABK menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat,” ujar Kompol Hendrik.
Ia menjelaskan, kegiatan AKSI CKB merupakan program yang dilaksanakan secara rutin melalui kolaborasi antara Satpolairud Polresta Pati dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan bagi para pekerja di sektor kelautan.
“Kami mengapresiasi dukungan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan yang selama ini terus bersinergi memberikan pelayanan kesehatan kepada para nelayan maupun ABK. Sinergi ini sangat penting untuk mendukung keselamatan kerja di laut,” katanya.
Hendrik menambahkan, pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat mendeteksi lebih awal apabila terdapat gangguan kesehatan yang berpotensi membahayakan awak kapal saat berada di tengah laut.
“Apabila sejak awal ditemukan kondisi kesehatan yang kurang baik, maka dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan risiko yang lebih besar ketika kapal sudah berada di tengah laut. Pencegahan tentu lebih baik daripada penanganan setelah terjadi keadaan darurat,” ucapnya.
Ia juga mengimbau para ABK agar menjaga pola hidup sehat, beristirahat yang cukup sebelum berlayar, mengonsumsi makanan bergizi, serta tidak memaksakan diri bekerja apabila mengalami gangguan kesehatan.
“Kami berharap para ABK selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan saat bekerja. Dengan tubuh yang sehat, aktivitas pelayaran dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan produktif sehingga seluruh awak kapal dapat kembali ke darat dengan selamat,” pungkas Kompol Hendrik.
Polresta Pati juga mengimbau masyarakat agar segera menghubungi layanan Kepolisian Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan gangguan kamtibmas, baik di wilayah perairan maupun di daratan. Layanan tersebut aktif selama 24 jam dan dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya.
(Humas Resta Pati)







