NUSAKAMBANGAN – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Mardi Santoso, menyaksikan pelaksanaan Kick Off Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TBC) bagi Warga Binaan dan petugas Pemasyarakatan secara nasional yang dipusatkan di Lapas Kelas IIA Ngaseman Nusakambangan, Senin (29/6).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, sebagai wujud sinergi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan dalam memperkuat layanan kesehatan di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap Warga Binaan dan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat. Selanjutnya, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, secara resmi membuka pelaksanaan Kick Off Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara nasional, program ini menargetkan pemeriksaan kesehatan dan skrining Tuberkulosis terhadap 272.573 Warga Binaan serta 48.876 petugas Pemasyarakatan. Sementara itu, khusus di Nusakambangan, pemeriksaan dilakukan kepada 4.842 Warga Binaan dan 926 petugas, meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium, rontgen dada, serta skrining Tuberkulosis sebagai upaya deteksi dini penyakit menular.
Usai membuka kegiatan, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, meninjau langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan serta proses skrining Tuberkulosis yang diikuti Warga Binaan dan petugas Pemasyarakatan. Dalam kesempatan tersebut, Menimipas menegaskan bahwa pemenuhan layanan kesehatan merupakan bagian dari hak dasar Warga Binaan sekaligus langkah strategis dalam mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan.
“Cek Kesehatan Gratis dan skrining Tuberkulosis merupakan hak dasar Warga Binaan. Penyebaran penyakit di Lapas dan Rutan sangat mudah terjadi karena lingkungan yang padat dan berkerumun. Karena itu, kami berupaya melakukan pencegahan melalui deteksi dini dan penanganan cepat,” tegas Agus Andrianto.
Senada dengan itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan komitmen Kementerian Kesehatan dalam memastikan seluruh Warga Binaan memperoleh akses layanan kesehatan yang setara. Menurutnya, upaya pencegahan penyakit tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan, tetapi juga didukung dengan terciptanya lingkungan hunian yang sehat.
“Dalam pemenuhan hak kesehatan, Kementerian Kesehatan berkewajiban memastikan kesetaraan akses layanan kesehatan bagi Warga Binaan. Lingkungan yang bersih, ventilasi yang baik, paparan sinar matahari yang cukup, aktivitas fisik, dan asupan gizi yang memadai merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit,” ujar Budi Gunadi Sadikin.
Pada kesempatan tersebut, Kementerian Kesehatan juga menyerahkan hibah berbagai peralatan medis kepada jajaran Pemasyarakatan, antara lain monitor pasien, mesin elektrokardiografi (EKG), pompa infus elektronik, serta berbagai perangkat kesehatan lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, menyambut baik pelaksanaan Kick Off Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis sebagai penguatan terhadap layanan kesehatan yang selama ini telah berjalan di seluruh Lapas dan Rutan.
“Kami di jajaran Pemasyarakatan Jawa Tengah siap mendukung penuh pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan skrining Tuberkulosis di seluruh Lapas dan Rutan. Pada dasarnya, layanan pemeriksaan kesehatan bagi Warga Binaan telah dilaksanakan secara rutin selama ini. Melalui kick off nasional ini, pelaksanaannya semakin diperkuat dan diperluas sehingga deteksi dini serta pencegahan penyakit menular dapat dilakukan secara lebih optimal demi memastikan kesehatan Warga Binaan maupun petugas tetap terjaga,” ujar Mardi Santoso.
Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis ini merupakan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan. Melalui sinergi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Kesehatan, serta dinas kesehatan di masing-masing daerah, program ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia guna memperkuat layanan kesehatan, meningkatkan deteksi dini penyakit, serta mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang lebih sehat.







