Dialog Forkopimda Blora Dengan Petani Tebu Blora Dan GMM

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora, – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora menggelar dialog terbuka bersama Paguyuban Petani Tebu Kabupaten Blora di Aula Arya Guna Polres Blora, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan para petani untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi sektor pergulaan sekaligus mencari solusi bersama.

Dalam dialog tersebut, para petani menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian, mulai dari stabilitas harga tebu dan gula, distribusi pupuk bersubsidi, hingga perlunya dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan usaha tani tebu yang menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Blora.
Para petani berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih agar kesejahteraan petani meningkat dan sektor pertanian tebu tetap menjadi penopang perekonomian daerah.

Salah satu persoalan yang paling banyak disoroti adalah tidak beroperasinya GMN (Gilingan Milik Negara). Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap proses penggilingan hasil panen sehingga menimbulkan kerugian bagi petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kondisi itu, para petani meminta pemerintah memberikan subsidi penuh sebagai bentuk kompensasi atas kerugian yang mereka alami akibat tidak beroperasinya fasilitas penggilingan tersebut.

Baca Juga :  Banjir Pati Kota Surut, Polisi Pastikan Pemulihan Warga Berjalan Optimal

Menanggapi pertanyaan terkait aspirasi, Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini atau yang akrab disapa Bu Dhe Rini menjelaskan bahwa kebijakan pemberian subsidi penuh merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, sehingga Pemerintah Kabupaten Blora tidak dapat mengambil keputusan secara langsung.

“Kebijakan tersebut berada di tingkat pusat. Pemerintah Kabupaten Blora tidak memiliki kewenangan untuk menetapkannya. Namun seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami teruskan kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan,” ujar Bu Dhe Rini.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora tidak akan berhenti sampai pada forum dialog semata.
“Kami akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan nasib para petani tebu Blora. Harapan kami, apa yang menjadi keluhan petani dapat memperoleh solusi terbaik sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat,” tegasnya.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya dialog yang berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan.
“Alhamdulillah audiensi bersama para petani tebu berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Forum seperti ini sangat penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan para petani,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Polres Blora Bersama Gen Z, Bagikan 500 Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

Ia berharap seluruh hasil pembahasan dalam dialog tersebut dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah-langkah terbaik bagi kemajuan sektor pertanian tebu di Kabupaten Blora.
“Semoga hasil diskusi hari ini membawa manfaat yang nyata dan menghasilkan solusi terbaik sesuai harapan para petani,” tambahnya.

Dialog tersebut menjadi bukti komitmen Forkopimda Blora dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Meski terdapat keterbatasan kewenangan daerah terhadap kebijakan nasional, seluruh aspirasi petani akan dikawal dan disampaikan kepada instansi yang berwenang.

Melalui sinergi antara pemerintah, Forkopimda, dan para petani, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi sektor pergulaan dapat segera memperoleh solusi. Dengan demikian, ketahanan pangan tetap terjaga dan kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Blora dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

DPC Blora Gelar Rapat Pleno Squad Nusantara PLAT K Se-Karesidenan Pati
Semarak HUT Kemerdekaan RI Ke- 81, Warga Makan Bersama di Atas Daun Pisang
Lapas Pati Perkuat Mitigasi Kebakaran dengan Pemasangan Fire Block dan Stiker Pengecekan APAR
10 Ribu Porsi Kuliner Pati Dibagikan Gratis untuk Warga
Kejaksaan Negeri Pati dan Lapas Pati Perkuat Sinergi melalui Kunjungan dan Koordinasi Kelembagaan
Polisi Pati Bubarkan Lokasi yang Diduga Menjadi Arena Tarung Ayam di Dukuhseti, Sejumlah Barang Bukti Diamankan
Bantuan Air Bersih Polresta Pati Bersama Kodim 0718 Pati, Koramil 19 Gabus dan Polsek Gabus
Polresta Pati Salurkan 13 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jakenan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:27 WIB

DPC Blora Gelar Rapat Pleno Squad Nusantara PLAT K Se-Karesidenan Pati

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Semarak HUT Kemerdekaan RI Ke- 81, Warga Makan Bersama di Atas Daun Pisang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Lapas Pati Perkuat Mitigasi Kebakaran dengan Pemasangan Fire Block dan Stiker Pengecekan APAR

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:30 WIB

10 Ribu Porsi Kuliner Pati Dibagikan Gratis untuk Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Kejaksaan Negeri Pati dan Lapas Pati Perkuat Sinergi melalui Kunjungan dan Koordinasi Kelembagaan

Berita Terbaru

Uncategorized

DPC Blora Gelar Rapat Pleno Squad Nusantara PLAT K Se-Karesidenan Pati

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:27 WIB

Uncategorized

10 Ribu Porsi Kuliner Pati Dibagikan Gratis untuk Warga

Rabu, 19 Agu 2026 - 19:30 WIB