Bapas Pati Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 Secara Khidmat

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pati melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 pada Senin, 10 November 2025. Upacara yang digelar di halaman dalam Bapas Pati tersebut berlangsung khidmat dan penuh penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa. Seluruh pegawai Bapas Pati hadir lengkap, membentuk barisan yang rapi sejak pagi hari untuk menyukseskan peringatan nasional tersebut.

Kepala Bapas Pati, Ari Adi Kurniawan, bertindak sebagai pembina upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada Muslim, yang sebelumnya juga memimpin gladi bersih persiapan upacara. Kedua pemimpin pelaksana tersebut memastikan seluruh rangkaian berlangsung sesuai tata upacara protokoler yang berlaku. Mulai dari pengibaran bendera, pembacaan pesan-pesan pahlawan, hingga hening cipta dilaksanakan dengan penuh ketertiban.

Dalam amanatnya, Ari Adi Kurniawan membacakan amanat dari Menteri Sosial RI bahwa ada tiga hal yang wajib kita teladani dari para pahlawan bangsa.”Kita harus sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Kita harus tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan,” Ujar.
Ditambahkannya lagi bahawa setelah kemerdekaan kita raih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. “Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam dan melanjutkan pengabdian,”jelasnya.

Akhir sambutannya Kepala Bapas Pati berharap bahwa para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai.”Mari jadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan. Mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” pesannya.

Hari Pahlawan bukan sekadar momentum seremonial, melainkan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk meneladani nilai keberanian, ketulusan, dan pengorbanan para pejuang bangsa. Ia menekankan bahwa semangat kepahlawanan sepatutnya hidup dalam setiap tindakan, terutama bagi aparat pemasyarakatan yang memiliki tugas besar dalam pembinaan dan pelayanan publik.“Para pahlawan telah memberikan teladan tentang arti pengabdian dan keberanian. Tugas kita hari ini adalah meneruskan nilai-nilai itu dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ari dalam amanatnya. Ia juga mengajak seluruh pegawai agar menjadikan momentum Hari Pahlawan sebagai refleksi diri untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme.

Di sela pelaksanaan upacara, Muslim selaku Perwira Upacara menyampaikan bahwa kesiapan teknis dan mental seluruh pegawai menjadi kunci kelancaran kegiatan. Menurutnya, upacara ini bukan hanya formalitas institusi, tetapi juga bentuk penghormatan moral yang memerlukan kesungguhan. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian berjalan tertib, sesuai tata cara, dan mampu mencerminkan penghormatan kepada para pahlawan,” ujarnya secara tidak langsung.
Upacara berlangsung dalam suasana yang tenang dan penuh kesadaran sejarah. Para pegawai mengikuti jalannya upacara dengan sikap hormat, terutama saat hening cipta dikumandangkan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan dan persatuan bangsa. Barisan yang rapi serta kekompakan peserta upacara menambah kekhidmatan suasana pagi itu.

Baca Juga :  Membangun Kesadaran, Menguatkan Harapan

Selain sebagai bentuk penghormatan nasional, upacara ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai organisasi dalam lingkungan pemasyarakatan. Kepala Bapas menegaskan bahwa semangat kepahlawanan perlu diterjemahkan dalam komitmen kerja yang berorientasi pada pelayanan publik, disiplin, dan kepedulian terhadap masyarakat binaan.
“Perjuangan kita hari ini memang tidak di medan perang, tetapi tetap membutuhkan keberanian dalam menjalankan tugas dengan jujur dan bertanggung jawab,” ungkap Ari. Ia berharap seluruh pegawai dapat menjaga marwah institusi dengan menjunjung tinggi nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.

 

Sumber Berita : Humas Bapas Pati

Berita Terkait

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia
Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen
Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus
Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan
Polisi Intensifkan Operasi Pekat di Pati, Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak
Polisi Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Pucakwangi, Polresta Pati: Jangan Beri Ruang Penyakit Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 1.063 Botol Arak Bali di Juwana, Diduga Akan Didistribusikan ke Sejumlah Titik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:52 WIB

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:26 WIB

Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

Berita Terbaru

Uncategorized

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Jul 2026 - 14:52 WIB