Diduga Epilepsi Kambuh, Perempuan Disabilitas Ditemukan Tewas di Tambak Ikan Tayu

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Warga Dusun Widengan, Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, Pati, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di areal tambak ikan pada Minggu (21/12/2025) pagi. Korban diduga meninggal dunia akibat penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengonfirmasi bahwa laporan penemuan mayat tersebut diterima pihak kepolisian sekitar pukul 06.30 WIB. Korban diketahui bernama Nur Hikmah (33), warga Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati.

“Korban ditemukan di tambak ikan milik warga bernama Sukarman. Saksi pertama yang melihat adalah saudara Satuan, yang kemudian melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Tayu,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Tayu bersama tim medis dari Puskesmas Tayu 1 langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan evakuasi.
Berdasarkan hasil visum luar yang dipimpin oleh dr. Ida dari Puskesmas Tayu 1, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda kekerasan. Korban diperkirakan sudah meninggal sekitar tujuh jam sebelum ditemukan. Ada indikasi kuat bahwa penyakit epilepsi korban kambuh saat berada di lokasi,” jelas AKP Aris.

Pihak keluarga, yang didampingi oleh Pemerintah Desa Tunjungrejo, menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka meminta agar jenazah tidak diotopsi.

Baca Juga :  Satlantas Polres Blora Gelar Ram Check Bus di Garasi PO Mekarsari

“Kami menghormati keputusan keluarga. Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan setelah dibuatkan surat pernyataan resmi,” tambahnya.

Meski demikian, AKP Aris menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan pendalaman berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti di lapangan. Ia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dalam mengawasi anggota keluarga yang memiliki kondisi kesehatan khusus.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang memiliki anggota keluarga dengan kondisi kesehatan khusus atau disabilitas, untuk meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia
Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen
Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus
Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan
Polisi Intensifkan Operasi Pekat di Pati, Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak
Polisi Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Pucakwangi, Polresta Pati: Jangan Beri Ruang Penyakit Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 1.063 Botol Arak Bali di Juwana, Diduga Akan Didistribusikan ke Sejumlah Titik
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:52 WIB

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:26 WIB

Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

Berita Terbaru

Uncategorized

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Jul 2026 - 14:52 WIB