Belajar, Berkarya, Berkontribusi

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati-Lapas Kelas IIB Pati resmi membuka Program Magang Nasional Batch II hasil kerja sama antara Kemenimipas dan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sebanyak 46 peserta magang lulusan S1 fresh graduate dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta diterima untuk mengikuti program selama enam bulan. Mereka menempati berbagai posisi seperti psikiater, pembinaan kemandirian, pembinaan kepribadian, serta unit-unit pendukung lainnya (24/11).

Kegiatan diawali dengan sambutan Kalapas Pati yang menekankan pentingnya pengalaman lapangan sebagai bekal awal karier para lulusan baru. Selain mendapatkan pendampingan kompetensi, para peserta magang juga menerima uang saku sesuai standar UMK. Usai sambutan, dilakukan penandatanganan dokumen perjanjian pemagangan antara Lapas Pati dan para peserta sebagai bentuk komitmen bersama menjalankan program secara profesional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara berlanjut dengan sesi zoom orientasi Program Pemagangan Nasional yang dipandu langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh penjelasan terkait regulasi pemagangan, hak dan kewajiban pemagang, serta standar keselamatan dan etika selama mengikuti program. Kegiatan ini memberikan gambaran awal yang komprehensif mengenai pelaksanaan pemagangan nasional di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Apel Kesiapsiagaan Polresta Pati Sambut Sidang Paripurna Hak Angket DPRD

Sementara itu, sesi tanya jawab antara Kalapas dan para pemagang menutup rangkaian kegiatan pembukaan. Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar tugas harian, alur kerja di masing-masing bidang, hingga peluang peningkatan kompetensi. Kalapas menyampaikan, “Kami berharap enam bulan ke depan menjadi pengalaman berharga bagi adik-adik sekalian. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, melayani, dan membentuk karakter profesional.”

Pati-Lapas Kelas IIB Pati resmi membuka Program Magang Nasional Batch II hasil kerja sama antara Kemenimipas dan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sebanyak 46 peserta magang lulusan S1 fresh graduate dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta diterima untuk mengikuti program selama enam bulan. Mereka menempati berbagai posisi seperti psikiater, pembinaan kemandirian, pembinaan kepribadian, serta unit-unit pendukung lainnya (24/11).

Kegiatan diawali dengan sambutan Kalapas Pati yang menekankan pentingnya pengalaman lapangan sebagai bekal awal karier para lulusan baru. Selain mendapatkan pendampingan kompetensi, para peserta magang juga menerima uang saku sesuai standar UMK. Usai sambutan, dilakukan penandatanganan dokumen perjanjian pemagangan antara Lapas Pati dan para peserta sebagai bentuk komitmen bersama menjalankan program secara profesional.

Baca Juga :  Dari Pemasyarakatan untuk Masyarakat

Acara berlanjut dengan sesi zoom orientasi Program Pemagangan Nasional yang dipandu langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh penjelasan terkait regulasi pemagangan, hak dan kewajiban pemagang, serta standar keselamatan dan etika selama mengikuti program. Kegiatan ini memberikan gambaran awal yang komprehensif mengenai pelaksanaan pemagangan nasional di seluruh Indonesia.

Sementara itu, sesi tanya jawab antara Kalapas dan para pemagang menutup rangkaian kegiatan pembukaan. Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar tugas harian, alur kerja di masing-masing bidang, hingga peluang peningkatan kompetensi. Kalapas menyampaikan, “Kami berharap enam bulan ke depan menjadi pengalaman berharga bagi adik-adik sekalian. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, melayani, dan membentuk karakter profesional.”

Sumber Berita : Humas Lapas Pati

Berita Terkait

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia
Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen
Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus
Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan
Polisi Intensifkan Operasi Pekat di Pati, Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak
Polisi Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Pucakwangi, Polresta Pati: Jangan Beri Ruang Penyakit Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 1.063 Botol Arak Bali di Juwana, Diduga Akan Didistribusikan ke Sejumlah Titik
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:52 WIB

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:26 WIB

Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

Berita Terbaru

Uncategorized

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Jul 2026 - 14:52 WIB