Remaja Putar Musik Keras Jelang Sahur, Polisi Amankan 9 Pemuda dan Miras

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Patroli multi sasaran yang digelar jajaran Polsek Tayu menjelang waktu sahur berhasil mengamankan sembilan remaja yang berkeliling sambil memutar musik keras menggunakan sound system di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Selasa (17/3/2026) dini hari. Aksi tersebut sempat meresahkan warga yang tengah beristirahat saat bulan Ramadan.

Patroli dipimpin KA SPKT II Polsek Tayu AIPTU Ali Mayar bersama anggota piket Regu II sekitar pukul 02.30 hingga 03.00 WIB. Saat melintas di Jalan Lingkar Tayu turut Desa Tendas, petugas mendapati sebuah kendaraan pick up yang membawa satu unit sound system dengan memutar musik dangdut dan DJ dengan volume keras.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengatakan, petugas bergerak setelah menerima laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan suara musik keras dari kendaraan tersebut yang berkeliling di wilayah Kecamatan Tayu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Petugas menerima aduan warga karena suara musik dari sound system tersebut sangat keras dan berkeliling sejak dini hari sehingga mengganggu ketertiban masyarakat yang sedang beristirahat menjelang sahur,” ujar AKP Aris Pristianto.

Baca Juga :  Kapolsek Tayu pimpin langsung Ops Pekat dg sasaran Miras dalam rangka cipta kondisi menjelang Rapat Paripurna Pansus Hak Angket

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi juga menemukan satu botol minuman keras jenis arak ukuran besar di dalam kendaraan. Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa para remaja yang berada di kendaraan tersebut dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.

Selanjutnya petugas mengamankan kendaraan, sound system, serta sembilan remaja yang berada di dalam kendaraan tersebut untuk didata dan dimintai keterangan di Mapolsek Tayu.

Kesembilan remaja yang diamankan masing-masing berinisial MAM (15), MKA (17), KDES (15), S (21), FAH (15), ADRA (14), MNK (16), RA (16), dan AR (22). Mereka diketahui berasal dari Desa Dumpil, Kecamatan Dukuhseti, yang masuk ke wilayah Kecamatan Tayu menggunakan kendaraan pick up sambil memutar musik keras.

AKP Aris menjelaskan kegiatan tersebut menimbulkan keresahan masyarakat karena selain memutar musik dengan volume tinggi, rombongan itu juga berkeliling di jalan umum menjelang waktu sahur.

“Selain mengganggu ketertiban umum, kegiatan seperti ini juga melanggar kesepakatan bersama Forkopimcam Tayu, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh kepala desa yang sebelumnya telah disepakati menjelang Ramadan,” jelasnya.

Baca Juga :  Tak Sekadar Administrasi, Polantas Menyapa Hadirkan Pelayanan SIM Cepat, Ramah, dan Bebas Pungli di Pati

Ia menambahkan, dalam rapat koordinasi tingkat kecamatan telah disepakati bahwa penggunaan sound system berkapasitas besar yang diputar di jalan umum dengan volume keras tidak diperbolehkan selama Ramadan.

“Kesepakatan tersebut dibuat demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan,” tegasnya.

AKP Aris memastikan pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli cipta kondisi pada malam hingga dini hari untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah Tayu.

“Kami akan terus melakukan patroli secara intensif agar situasi wilayah tetap aman dan kondusif, terutama menjelang sahur,” katanya.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya di malam hari agar tidak terlibat kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Polisi selanjutnya memberikan pembinaan kepada para remaja tersebut agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 37 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB