Kopassus Dukung Panen Raya Jagung Kuartal I dan Tanam Serentak Kuartal II di Blora

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora, – Panglima Kopassus, turut hadir dan berperan aktif dalam kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal I dan Tanam Jagung Serentak Kuartal II yang dilaksanakan di Desa Kutukan Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional. Jumat (03/04/2026)

Hadir dalam Acara tersebut, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Yudi Sastro, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Bupati Blora Arief Rohman, dan Forkopimda Blora, serta para petani.

Kepada media, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan pertanian jagung di Blora sebagai pilot project nasional.
“Kami akan memastikan dari hilir hingga hulu berjalan dengan baik. Mulai dari permodalan, benih, pupuk, pendampingan hingga off-taker, semuanya didukung oleh Bulog dan Kementerian Pertanian,” kata Djon Afriandi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Dalam sambutannya, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap sektor pertanian di wilayahnya.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora dan seluruh masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panglima Kopassus, Pak Dirut Bulog, dan Pak Dirjen yang berkenan hadir di Blora. Blora ini merupakan daerah basis pertanian dan peternakan, dengan produksi jagung terbesar kedua di Jawa Tengah,” ujar Arief Rohman.

Baca Juga :  Sinergi Forkopimda Blora Sukseskan Panen Raya Jagung Kuartal III,

Bupati juga menekankan pentingnya hilirisasi komoditas jagung di Blora. “Kami berharap ada hilirisasi, termasuk pembangunan pabrik pakan. Selama ini jagung dari Blora banyak dibawa keluar daerah. Jika hilirisasi terwujud, nilai ekonomi petani akan meningkat dan kesejahteraan semakin baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan komitmen Bulog dalam mendukung petani dan menjaga stabilitas pangan nasional. “Kami melihat langsung semangat luar biasa para petani Blora. Bulog berkomitmen menyerap seluruh produksi jagung yang ada di Blora, baik untuk pakan ternak maupun kebutuhan bioetanol,” ungkapnya.

Terkait peluang komoditas jagung, Dirut Bulog menambahkan, “Kebutuhan bioetanol nasional sangat besar, sehingga membutuhkan sekitar 3,2 juta ton jagung. Ini peluang besar bagi petani karena jagung dapat dipanen dalam waktu relatif singkat, sekitar 3 bulan,” ujar Dirut Bulog.

Sementara itu, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yudi Sastro menyampaikan pentingnya peningkatan produksi jagung nasional. “Kebutuhan jagung nasional untuk pakan mencapai 15 juta ton per tahun. Selain itu, kita juga diarahkan untuk mengembangkan 1 juta hektare jagung untuk bioetanol. Blora menjadi titik awal pengembangan tersebut,” ujar Yudi Sastro.

Baca Juga :  Komitmen Berantas Narkoba, Polda Jawa Tengah Ungkap Ratusan Kasus Awal Tahun 2026

Bupati Blora Arief Rohman dalam doorstop media juga optimistis terhadap peningkatan produksi jagung. “Kalau sekarang sekitar 83.000 hektare, ke depan bisa lebih dari 100.000 hektare. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis bisa menjadi nomor satu di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan, pada kegiatan panen hari ini seluas 15 hektare dengan produktivitas mencapai 7 ton per hektare, menunjukkan potensi besar pengembangan jagung di Blora. “Ini kebanggaan bagi kita semua. Bulog akan terus hadir sebagai off-taker untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik,” kata Ahmad Rizal.

Terkait dengan pengelolaan tebu dan penguatan industri gula di Blora, Dirut Bulog juga menyampaikan langkah strategis terhadap PT GMM. “Bulog akan membantu penyaluran hasil panen tebu petani ke pabrik-pabrik PTPN dan SGN di Jawa Tengah. Petani tidak perlu bimbang, kami pastikan hasil panen tetap terserap,” tegasnya.

Selain itu, Bulog juga tengah menyiapkan perbaikan dan reorganisasi manajemen PT GMM. “Kami akan segera mereorganisasi manajemen dan melakukan perbaikan pabrik agar ke depan dapat menyerap tebu petani secara optimal. Kami juga akan melibatkan put

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Ribuan Massa Demo Tuntut Perbaikan Mesin Giling Pabrik dan Manajemen GMM
Lansia yang Hilang, Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Di Hutan Todanan
Penemuan Kerangka Manusia di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan
Membahayakan Pengguna Jalan, Polsek Banjarejo Pasang Garis Polisi
Pelayanan Samsat Keliling Makin Dekat, Satlantas Pati Sapa Masyarakat Secara Humanis melalui Polantas Menyapa
Protes Kerusakan Akibat Proyek IJD, Warga Blokir Jalan dan Tanam Pohon Pisang,
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Kelas II B Pati Panen Kangkung
Jalin Sinergi dengan Tokoh Agama, Kapolres Blora Kunjungi Klenteng Hok Tio Bio
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 20:58 WIB

Kopassus Dukung Panen Raya Jagung Kuartal I dan Tanam Serentak Kuartal II di Blora

Kamis, 2 April 2026 - 16:01 WIB

Ribuan Massa Demo Tuntut Perbaikan Mesin Giling Pabrik dan Manajemen GMM

Kamis, 2 April 2026 - 10:22 WIB

Lansia yang Hilang, Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Di Hutan Todanan

Rabu, 1 April 2026 - 19:42 WIB

Penemuan Kerangka Manusia di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 1 April 2026 - 19:36 WIB

Membahayakan Pengguna Jalan, Polsek Banjarejo Pasang Garis Polisi

Berita Terbaru

Uncategorized

Membahayakan Pengguna Jalan, Polsek Banjarejo Pasang Garis Polisi

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:36 WIB