Polsek Kradenan Evakuasi Korban MD Terserempet KA Ambarawa Ekspres di KM 72

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora,– Polsek Kradenan bersama Koramil Kradenan dan Puskesmas Menden mendatangi TKP orang meninggal dunia akibat terserempet Kereta Api Ambarawa Ekspres, Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi kejadian di sepanjang rel KM 72+0 petak Randublatung-Wado, Dukuh Mberan RT 06/03 Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H. menyampaikan, korban Sdra. Wiji Bin Wajir, 56 tahun, warga Dukuh Sumber RT 09/02 Desa Sumber, berangkat dari rumah pukul 08.00 WIB untuk menyemprot hama padi di sawah yang berada di sisi rel.

“Setelah selesai sekitar pukul 10.30 WIB, korban naik sepeda motor Honda Supra X hitam-merah melintas dari barat ke timur di sepanjang jalur rel. Saat di KM 72 datang KA Ambarawa Ekspres dari arah barat ke timur sambil membunyikan klakson terus-menerus. Saksi Saib dan Supriyanti sudah berteriak mengingatkan, namun korban tidak mendengar. Korban terserempet dan terpental sekitar 10 meter,” terang Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H.

Pelapor Sdra. Daman, penjaga palang pintu Mberan Sumber, langsung menghubungi Polsek. Pukul 11.00 WIB petugas Polsek Kradenan dipimpin Kapolsek AKP Umbaran Wibowo, S.H., M.H. tiba di TKP. Tim medis Puskesmas Menden melakukan visum luar dan memastikan korban mengalami luka serta patah tulang di beberapa bagian tubuh. Jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga :  Gandeng Pemuda, Polsek Todanan Gencar Patroli Malam untuk Cegah Kriminalitas

Barang bukti yang diamankan: sepeda motor Honda Supra X, alat semprot hama, obat hama, sabit, kaos biru lengan pendek, dan celana pendek kolor hitam. Dasar laporan LT/Gangguan/4/V/2026/SPKT/POLSEK KRADENAN.

AKP Midiyono mengimbau warga, khususnya petani yang lahannya berbatasan dengan rel, agar tidak menjadikan jalur kereta sebagai jalan pintas. “Jalur rel bukan jalan umum. Matikan musik/headset, berhenti, tengok kanan-kiri sebelum menyeberang. Patuhi rambu dan petugas palang pintu. Satu detik lengah bisa berakibat fatal,” ujarnya.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB