Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Sedekah Laut Banyutowo, Budaya Harus Lestari dan Keselamatan Tetap Prioritas

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati melaksanakan pengamanan kegiatan tradisi larung sesaji dalam rangka Sedekah Laut Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Banyutowo hingga perairan laut tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan dilakukan oleh personel Satpolairud Polresta Pati bersama Polsek Dukuhseti dan Pos TNI AL Banyutowo. Kegiatan budaya yang menjadi agenda rutin tahunan masyarakat nelayan ini diikuti oleh warga, tokoh masyarakat, panitia, serta para nelayan Desa Banyutowo.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, sambutan Ketua Panitia Sedekah Laut Sugiyono, pembacaan doa, hingga prosesi pemberangkatan larung sesaji ke tengah laut. Tradisi tersebut merupakan bentuk rasa syukur masyarakat nelayan atas hasil laut yang menjadi sumber penghidupan mereka selama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendukung pengamanan, Satpolairud Polresta Pati menyiapkan satu unit perahu karet, tujuh buah life jacket, satu unit ring buoy, serta megaphone. Personel juga ditempatkan di area TPI, dermaga, dan perairan Banyutowo guna melakukan pengawasan serta memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., mengatakan bahwa kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga kelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga :  OLC 2025, Satpolairud Polresta Pati Sisir Alur Sungai Silugonggo Demi Keamanan Nelayan

“Tradisi Sedekah Laut Banyutowo bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan warisan budaya masyarakat pesisir yang memiliki nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami hadir untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan khidmat,” ujar Kompol Hendrik.

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga keselamatan seluruh peserta yang terlibat dalam prosesi larung sesaji di laut. Mengingat kegiatan melibatkan banyak perahu dan masyarakat, pengawasan dilakukan secara maksimal sejak persiapan hingga kegiatan selesai.

“Kami menempatkan personel di beberapa titik strategis, baik di dermaga maupun di jalur pelayaran menuju lokasi larung sesaji. Selain itu, kami juga melakukan pengawalan menggunakan sarana yang tersedia agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur keselamatan,” katanya.

Kompol Hendrik menjelaskan bahwa personelnya turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan alat keselamatan saat berada di atas kapal. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi kecelakaan di perairan.

Baca Juga :  Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar selalu memakai life jacket dan memperhatikan kapasitas angkut perahu. Keselamatan merupakan hal utama yang tidak boleh diabaikan dalam setiap aktivitas di laut,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, pemerintah desa, TNI AL, Polsek Dukuhseti, hingga masyarakat nelayan yang telah mendukung terciptanya situasi yang kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Sinergi yang baik antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengamanan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga ketertiban sehingga acara dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kompol Hendrik berharap tradisi Sedekah Laut Banyutowo dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Pati sekaligus menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat pesisir.

“Kami berharap kegiatan ini terus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat, menjaga tradisi leluhur, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas kelautan. Polri akan selalu hadir mendukung kegiatan positif masyarakat,” pungkasnya.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal
Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial
Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba
Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan
Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta
Lapas Pati Kukuhkan Amanah Baru Pegawai melalui Pelantikan dan Penyematan Tanda Pangkat
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Pati Selamatkan 2 ABH melalui Diversi
Ribuan Massa LSM Harimau Datangi MNC Tower, Sampaikan 7 Tuntutan Yang Menyeret Hary Tanoesoedibjo
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Polresta Pati Gelar Salat Jumat dan Berbagi Berkah, Kombes Sigit Ajak Warga Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Polisi Pati Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Alun-Alun, Warga Diimbau Hubungi 110 dan Jauhi Narkoba

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Lapas Pati Asesmen 44 WBP untuk Seleksi Program Rehabilitasi dan Re- Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Janji Berangkat ke Jepang Tak Kunjung Terwujud, Empat Calon Pekerja Mengaku Telah Bayar Rp35–45 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

Tinjau SPPG, Chandra Harapkan Layanan MBG Kian Optimal

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:17 WIB