Evakuasi Korban Longsor di Cepu ke Rusunawa Oleh Polres Blora

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora,– Polres Blora bergerak cepat mengevakuasi 10 Kepala Keluarga (KK) korban bencana tanah longsor di Kampung Nglajo, Kelurahan/Kecamatan Cepu, Blora. Evakuasi ini dilakukan setelah tebing permukiman warga tergerus kuat oleh aliran sungai, menyebabkan rumah mereka terancam dan tidak layak huni.

Kegiatan evakuasi dilaksanakan pada hari Selasa (18/11/2025) mulai pukul 12.45 WIB. Total 16 KK terdampak, di mana 10 KK dipindahkan ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambakromo Cepu, sementara 6 KK lainnya memilih mengungsi ke rumah keluarga terdekat.
Langkah ini merupakan inisiatif kemanusiaan dari Polres Blora untuk memastikan para korban mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak. Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Waka Polres, PJU, dan anggota Polres Blora, serta turut dihadiri oleh instansi terkait dan Forkopimcam Cepu.

Baca Juga :  P2L Polres Blora, Di Rangkaikan Bagi 1.000 Takjil

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, AKBP Wawan Andi Susanto menyatakan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.
“Kami menginisiasi evakuasi ini untuk memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk dihuni. Total ada 10 KK yang kami pindahkan ke Rusunawa Tambakromo. Kami berkoordinasi dengan instansi terkait agar para korban longsor ini segera mendapat tempat bernaung yang baru,” ujar Kapolres Blora.

Baca Juga :  Operasi Zebra Candi 2025, Fokus Keamanan Lalu Lintas Di Jalan

Kapolres menambahkan, meskipun warga sudah dievakuasi, personel Polres Blora akan tetap disiagakan di lokasi longsor untuk mengamankan harta benda warga dan mengantisipasi segala bentuk potensi kejahatan yang mungkin timbul pasca-pengungsian.
Proses evakuasi yang mencakup pemindahan barang-barang korban, seperti Sdr. Risman, Sdri. Yunita, Sdr. Margono, dan tujuh korban lainnya, berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia
Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen
Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus
Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan
Polisi Intensifkan Operasi Pekat di Pati, Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak
Polisi Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Pucakwangi, Polresta Pati: Jangan Beri Ruang Penyakit Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 1.063 Botol Arak Bali di Juwana, Diduga Akan Didistribusikan ke Sejumlah Titik
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:52 WIB

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:26 WIB

Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

Berita Terbaru

Uncategorized

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Jul 2026 - 14:52 WIB