Tak Sekadar Administrasi, Polantas Menyapa Hadirkan Pelayanan SIM Cepat, Ramah, dan Bebas Pungli di Pati

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, Rabu 18 Februari 2026 – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Satlantas Polresta Pati melalui program Polantas Menyapa yang digelar di area pelayanan SIM (Satpas). Kegiatan ini menghadirkan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai seluruh tahapan pembuatan SIM baru, sekaligus menegaskan komitmen pelayanan yang humanis dan bebas pungutan liar.

Sejak pagi hari, personel Satlantas aktif menyambangi para pemohon SIM dan memberikan penjelasan secara rinci mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, ujian teori, hingga ujian praktik berkendara. Pendekatan persuasif dan komunikatif ini bertujuan agar masyarakat memahami setiap prosedur secara jelas tanpa kebingungan.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Riki Fahmi Mubarok menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk transparansi pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan pembuatan SIM dipahami dengan baik oleh pemohon, sehingga tidak ada ruang bagi praktik yang tidak sesuai aturan,” ujarnya.

Baca Juga :  Apresiasi karya, Teguhkan Langkah WBP Menuju Kemandirian Lapas Kelas II B Pati salurkan premi bagi WBP yang mengikuti Bimbingan Kerja Periode April 2026

Ia juga menekankan bahwa pelayanan yang baik harus mengedepankan sikap ramah dan profesional.

“Petugas harus hadir bukan hanya sebagai pelaksana administrasi, tetapi sebagai pemberi solusi dan pendamping masyarakat dalam setiap proses pelayanan,” tambahnya.

Menurutnya, transparansi adalah kunci utama membangun kepercayaan publik.

“Semua biaya sudah diatur sesuai ketentuan resmi. Kami tegaskan tidak ada biaya tambahan di luar aturan. Jika ada yang mencoba melakukan pungli, segera laporkan,” tegas Kompol Riki.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa edukasi menjadi bagian penting dalam proses penerbitan SIM.

“SIM bukan sekadar dokumen administratif, tetapi bukti kompetensi berkendara. Karena itu, setiap pemohon harus benar-benar memahami aturan dan etika berlalu lintas,” jelasnya.

Kompol Riki juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam pelayanan publik.

“Ketika masyarakat merasa nyaman dan dihargai, maka proses pelayanan akan berjalan lebih tertib dan lancar. Inilah yang terus kami bangun di Satpas Polresta Pati,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa program Polantas Menyapa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Operasi Zebra: Satlantas Polresta Pati Beri Edukasi dan Teguran Humanis kepada Pengendara

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial. Kami ingin menjadikannya budaya pelayanan, agar Satlantas Polresta Pati semakin profesional, modern, dan terpercaya,” tutupnya.

Selain penjelasan administratif, petugas juga memberikan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada para pemohon, mulai dari pentingnya penggunaan helm standar, sabuk pengaman, hingga kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Sejumlah warga yang tengah mengurus SIM menyampaikan apresiasi atas pelayanan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan penjelasan yang sistematis dan suasana pelayanan yang lebih terbuka serta bersahabat.

Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polresta Pati terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, dan bebas pungli. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Polri dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di bidang pelayanan SIM.

Sumber Berita : Humas Polresta Pati

Berita Terkait

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia
Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen
Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus
Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan
Polisi Intensifkan Operasi Pekat di Pati, Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak
Polisi Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Pucakwangi, Polresta Pati: Jangan Beri Ruang Penyakit Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 1.063 Botol Arak Bali di Juwana, Diduga Akan Didistribusikan ke Sejumlah Titik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:52 WIB

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:26 WIB

Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

Berita Terbaru

Uncategorized

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Jul 2026 - 14:52 WIB