Karena Depresi, Seorang Wanita Nekat Gantung Diri

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora – Warga Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora digemparkan dengan penemuan seorang wanita yang meninggal dunia akibat gantung diri pada Kamis (16/4/2026) pagi. Korban berinisial S (49) ditemukan pertama kali oleh anggota keluarganya setelah waktu subuh.

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, anak korban, AZ (24), bangun dari tidur usai melaksanakan salat subuh dan mencari ibunya di kamar. Lantaran tidak ditemukan, AZ membangunkan ayahnya, Y (49), untuk bersama-sama melakukan pencarian di area rumah.
Keduanya kemudian menyisir area sekitar bangunan hingga akhirnya menemukan korban sudah dalam posisi tergantung di bagian samping rumah menghadap ke tembok. Terkejut melihat kondisi tersebut, suami korban segera meminta bantuan warga sekitar untuk menurunkan korban dan melaporkan kejadian ini ke Kepala Desa setempat yang diteruskan ke Polsek Jepon.

Baca Juga :  Membahayakan Pengguna Jalan, Polsek Banjarejo Pasang Garis Polisi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasihumas AKP Midiyono, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian bersama Tim Medis Puskesmas Jepon langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan luar.
“Setelah menerima laporan, petugas Polsek Jepon bersama tim medis segera meninjau lokasi. Dari hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” terang AKP Midiyono.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu utas tali plastik (tampar) berwarna oranye sepanjang 2,5 meter, serta pakaian yang dikenakan korban. Berdasarkan pemeriksaan medis, terdapat luka jeratan di leher korban yang identik dengan ciri-ciri kasus bunuh diri.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Candi 2026, Polresta Pati Kedepankan Konsep Safety dan Hospitality bagi Pemudik

AKP Midiyono menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga dan penyelidikan di lapangan, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena kondisi kesehatan dan tekanan mental.
“Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi dan indikasi depresi,” pungkas Kasihumas.

Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak kepolisian menyerahkan jenazah S kepada keluarga di Kecamatan Jepon untuk proses pemakaman. Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Sumber Berita : Brotoseno

Berita Terkait

Polres Blora Ungkap Pengoplosan LPG Berskala Besar
Pati Siapkan Skema Subsidi Angkutan Sekolah Gratis
Kabupaten Layak Anak Butuh Kolaborasi dengan Dunia Usaha
PKK Dorong Pendataan Keluarga Jadi Makin Cepat dan Akurat
Polairud Pati Intensifkan Patroli SIPOLA CEKAL, Antisipasi Kebakaran Kapal di Musim Kemarau
Polresta Pati Gandeng Jasa Raharja dan Aparatur Desa, Perkuat Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas di Kayen
Chandra : MBG Harus Utamakan UMKM lokal
Turnamen Billiard Bupati Cup Perkuat Regenerasi Atlet Pati
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:54 WIB

Polres Blora Ungkap Pengoplosan LPG Berskala Besar

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pati Siapkan Skema Subsidi Angkutan Sekolah Gratis

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:45 WIB

Kabupaten Layak Anak Butuh Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:43 WIB

PKK Dorong Pendataan Keluarga Jadi Makin Cepat dan Akurat

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:09 WIB

Polairud Pati Intensifkan Patroli SIPOLA CEKAL, Antisipasi Kebakaran Kapal di Musim Kemarau

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Blora Ungkap Pengoplosan LPG Berskala Besar

Rabu, 22 Jul 2026 - 12:54 WIB

Uncategorized

Pati Siapkan Skema Subsidi Angkutan Sekolah Gratis

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:48 WIB

Uncategorized

Kabupaten Layak Anak Butuh Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:45 WIB

Uncategorized

PKK Dorong Pendataan Keluarga Jadi Makin Cepat dan Akurat

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:43 WIB