Hujan Deras di Batangan Sebabkan Permukiman dan Persawahan Tergenang, Polsek Lakukan Monitoring

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Widodaren serta kawasan lokal Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, pada Minggu (24/5/2026) malam menyebabkan sejumlah desa terdampak banjir dan genangan air. Luapan air terjadi setelah hujan berlangsung sekitar pukul 20.45 WIB hingga 22.30 WIB, sehingga mengakibatkan meningkatnya debit air sungai, area persawahan, serta meluber ke pemukiman warga dan pekarangan rumah.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polsek Batangan melalui Unit Intelkam melakukan monitoring lapangan pada Senin (25/5/2026) mulai pukul 09.00 WIB untuk memantau perkembangan pasca hujan deras. Monitoring dilakukan di sejumlah titik terdampak yang meliputi Desa Ketitang Wetan, Desa Bumimulyo, Desa Raci, dan Desa Ngening.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kondisi fisik sungai di wilayah hilir mengalami pendangkalan, penyempitan alur, serta dipenuhi sampah yang berpotensi menghambat aliran air. Di bagian selatan Jembatan Kali Ombo, Pemerintah Desa Ketitang Wetan juga telah melakukan pembersihan sampah kayu dan bambu menggunakan alat berat ekskavator guna memperlancar aliran air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas mencatat debit air di Sungai Widodaren saat ini sudah mulai menurun, namun genangan di area permukiman warga dan lahan persawahan masih surut secara lambat. Ketinggian air di sejumlah titik berkisar antara 10 hingga 15 sentimeter dari permukaan jalan desa dan lingkungan pemukiman.

Desa Ketitang Wetan menjadi wilayah yang hampir seluruh area pemukimannya masih tergenang. Sementara di Dukuh Mujil Desa Bumimulyo, Dukuh Ketitang Kulon dan Dukuh Sawahan Desa Raci, serta sebagian wilayah Desa Ngening, genangan masih ditemukan baik di rumah warga, pekarangan maupun area persawahan.

Baca Juga :  PEMBINAAN ADMINISTRASI PERKUAT PELAKSANAAN 10 PROGRAM POKOK PKK

Selain permukiman, sejumlah fasilitas umum juga terdampak akibat banjir. Di Desa Ketitang Wetan, genangan merendam jalan desa, masjid, gereja hingga sekolah. Sedangkan di Dukuh Sawahan dan Dukuh Ketitang Kulon Desa Raci, genangan turut mengganggu akses jalan desa dan mushola, serta di Dukuh Mujil Desa Bumimulyo air sempat menggenangi Jalan Nasional Pantura.

Dalam hasil monitoring, petugas memastikan tidak ada warga yang harus dievakuasi karena kondisi genangan masih dapat ditangani. Meski demikian, potensi bahaya tetap diwaspadai apabila terjadi hujan susulan dengan intensitas tinggi, karena tanggul Sungai Widodaren sepanjang wilayah Ngening hingga Ketitang Wetan dinilai rawan jebol dan dapat memperparah dampak banjir.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Batangan AKP Muhamad Setiawan, S.Pd., mengatakan pihaknya bersama jajaran terus melakukan pemantauan perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan dampak banjir. Menurutnya, kondisi debit air di Sungai Widodaren memang sudah mulai menunjukkan penurunan, namun genangan di area pemukiman dan persawahan masih membutuhkan waktu untuk surut secara bertahap.

AKP Muhamad Setiawan menegaskan, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan, penyempitan alur, serta adanya tumpukan sampah di sejumlah titik menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat aliran air dan memperbesar risiko banjir apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.

Baca Juga :  Sengketa Lelang Gudang di Raci Makin Memanas, Pemenang Lelang Laporkan Pemilik Lama ke Polisi

Selain itu, pihaknya juga meminta agar langkah penanganan infrastruktur seperti pembersihan sampah di sekitar Jembatan Kali Ombo serta normalisasi saluran air yang mengalami pendangkalan dapat dipercepat agar aliran air lebih lancar dan genangan bisa segera surut.

“Situasi saat ini terus kami pantau bersama petugas di lapangan. Debit air di sungai memang mulai menurun, namun genangan di pemukiman dan persawahan masih membutuhkan waktu untuk surut. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan, karena ada beberapa titik tanggul yang rawan jika debit air kembali meningkat,” ujar AKP Muhamad Setiawan.

Ia menambahkan, kesiapan penanganan pasca banjir juga harus diperhatikan, mulai dari penyediaan air bersih, bantuan pembersihan lumpur jika diperlukan, hingga kesiapan posko kesehatan darurat agar masyarakat terdampak tetap mendapatkan pelayanan yang memadai.

AKP Muhamad Setiawan juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat, kenaikan debit air secara mendadak, atau membutuhkan bantuan kepolisian dengan menghubungi Call Center Polri 110 yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia
Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen
Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus
Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan
Polisi Intensifkan Operasi Pekat di Pati, Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak
Polisi Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Pucakwangi, Polresta Pati: Jangan Beri Ruang Penyakit Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 1.063 Botol Arak Bali di Juwana, Diduga Akan Didistribusikan ke Sejumlah Titik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:52 WIB

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

Ketua FKUB Kabupaten Pati Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polresta Pati Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Sita Arak Tanpa Izin di Kayen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:26 WIB

Operasi Pekat II Candi 2026, Polresta Pati Sita 47 Botol Miras Ilegal dari Tiga Warung di Kayen dan Gabus

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pengamanan Larung Sesaji Sedekah Laut Sambiroto Berjalan Aman, Satpolairud Polresta Pati Kawal Tradisi Nelayan

Berita Terbaru

Uncategorized

Logo Hari Jadi Diluncurkan di Nobar Piala Dunia

Minggu, 12 Jul 2026 - 14:52 WIB